Menu
Fisika-Matematika-Bahasa Indonesia-IPA-IPS

Hasil Penyelidikan Sementara soal Mayat Bersimbah Darah di Genuk Semarang

  • Share


Semarang

Polisi masih mendalami terkait penyebab kematian Gusni Amsol (43) yang mayatnya ditemukan bersimbah darah di Genuk, Semarang. Hasil penyelidikan sementara, terungkap bahwa korban memiliki riwayat gangguan psikologi.

“Dari latar belakangnya dia, dia agak ada permasalahan dengan psikologi,” kata Kapolsek Genuk AKP Ris Andrian Yudo Nugrono saat dihubungi, Selasa (29/11/2022).

Berdasarkan informasi dari pihak keluarga, Gusni juga diketahui sempat membakar rumah orang tuanya. Setelah itu, Gusni kabur sejak satu atau dua tahun lalu.



“Fakta-faktanya sih sempat kabur dari rumah, dia sempat bakar rumah orang tuanya di sana. Informasi dari keluarga, keluarga tidak pernah mencari sejak dia pergi, sejak setahun, dua tahun yang lalu,” jelasnya.

Saat ini pihak kepolisian masih belum bisa menyimpulkan apakah Gusni mati karena dibunuh atau karena penyebab lain. Andriawan mengatakan kesimpulan baru akan didapat usai tim menganalisis hasil autopsi.

“Belum, soalnya hasil autopsi belum keluar, belum bisa dibilang pembunuhan,” ujarnya.

Polisi juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap CCTV. Namun, hal itu belum menemukan titik terang karena lokasi kejadian yang cukup gelap.

“CCTV ada di depan tapi tidak mengarah ke jalan, kita cek itu lampu penerangan memang gelap dan jalurnya itu jalur ramai,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, mayat pria misterius ditemukan di pinggir Jalan Yos Sudarso atau Jalan Pantura, Terboyo Kulon, Genuk, Semarang, dekat dengan proyek pengerukan lahan. Mayat itu dalam kondisi bersimbah darah di bagian kepalanya.

Mayat tersebut kemudian dibawa ke RSUP Dr Kariadi. Kapolsek Genuk AKP Ris Andrian Yudo Nugrono mengatakan mayat itu ditemukan Jumat (25/11) pagi.

“Jadi tadi pagi saat Bhabinkamtibmas melakukan patroli mendapati ada sesosok tubuh yang sudah meninggal dunia, ada di Terboyo Kulon, di arteri Yos Sudarso,” kata Andrian saat ditemui awak media di TKP, Jumat (25/11).

Simak Video “Fakta Pembunuhan Sekeluarga di Lampung: Rebutan Warisan, Mayat Dicor dalam Septic Tank
[Gambas:Video 20detik]
(rih/sip)



Source link

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *