Menu
Fisika-Matematika-Bahasa Indonesia-IPA-IPS

Bolehkah Puasa Rajab Sekaligus Qadha Ramadhan? Ini Penjelasannya

  • Share



Yogyakarta

Salah satu ibadah yang bisa dilakukan saat memasuki bulan Rajab adalah puasa. Mengingat bulan Rajab merupakan dua bulan menjelang Ramadhan, tak sedikit umat muslim yang mempertanyakan bolehkah puasa Rajab dilaksanakan sekaligus dengan puasa qadha Ramadhan? Berikut penjelasannya.

Bagi umat muslim yang masih memiliki hutang puasa Ramadhan tahun sebelumnya wajib hukumnya untuk membayar hutang tersebut sebelum memasuki bulan Ramadhan tahun ini. Sementara itu, pada bulan Rajab ini juga dianjurkan menunaikan puasa sunah Rajab untuk mendapatkan keutamaan yang berlimpah.

Bolehkah Puasa Rajab Sekaligus Qadha Ramadhan?

Dikutip dari laman resmi NU, Selasa (24/01/2023), puasa Rajab merupakan puasa sunah yang diperbolehkan untuk dilakukan dengan niat berpuasa secara mutlak tanpa diisyaratkan ta’yin atau menentukan jenis puasanya.



Misalnya, melafalkan niat puasa “Saya niat berpuasa karena Allah,” tidak harus ditambahkan “karena melakukan kesunahan puasa Rajab”.

Di sisi lain, puasa qadha Ramadhan adalah puasa wajib yang sudah jelas jenis puasa dan peruntukannya. Misalnya dengan melafalkan niat “Saya niat berpuasa qadha Ramadhan fardu karena Allah”.

Sifat sunah pada puasa Rajab kemudian membuat hukum niat puasa Rajab dengan puasa qadha Ramadhan diperbolehkan dan sah, serta pahala keduanya bisa didapatkan.

Niat Puasa Rajab Sekaligus Qadha Ramadhan

Bagi umat muslim yang ingin menunaikan puasa Rajab sekaligus dengan puasa qadha Ramadhan, berikut bacaan niatnya.

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءٍ فَرْضَ رَمَضَانً ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu Shouma Ghodin ‘an qadaa’in fardho ramadhoona lillahi ta’alaa.

Artinya: Saya niat puasa esok hari karena mengganti fardhu Ramadan karena Allah ta’ala.

Niat Puasa Rajab

نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ رَجَبَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma Rajaba sunnatan lillahi ta’ala.

Artinya: Aku berniat puasa Rajab, sunah karena Allah ta’ala.

Niat Puasa Rajab Saat Siang Hari

Umat muslim yang lupa melafalkan niat pada malam hari, diperbolehkan untuk melafalkannya pada siang hari, yaitu dari pagi hari sampai sebelum tergelincirnya matahari (waktu zuhur), dengan syarat tidak melakukan hal-hal yang dapat membatalkan puasa. Hal ini karena puasa Rajab adalah puasa sunah.

Berikut adalah lafal niat ketika siang hari:

نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا الْيَوْمِ عَنْ أَدَاءِ شَهْرِ رَجَبَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma hadzal yaumi ‘an ada’i syahri rajaba lillahi ta’ala.

Artinya: Saya niat puasa sunnah bulan Rajab hari ini, sunnah karena Allah ta’ala.

Itulah penjelasan mengenai bolehkah puasa Rajab dilakukan sekaligus dengan puasa qadha Ramadhan.

Simak Video “Cerita Warga Korban Banjir Bandang di Semarang, Harta Benda Ludes
[Gambas:Video 20detik]
(sip/sip)



Source link

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *